Agus Hariyanto Ajak Mahasiswa Refleksikan Arah Demokrasi dalam Diskusi Publik Pilkada
|
PACITAN – Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Pacitan, Agus Hariyanto, menghadiri kegiatan Diskusi Publik terkait Pemilihan Kepala Daerah melalui DPRD bertajuk “Solusi Demokrasi atau Kemunduran Reformasi”. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Kabupaten Pacitan, bertempat di Ruang Pertemuan Hotel Srikandi, Sabtu (17 Januari 2026).
Kehadiran Bawaslu Kabupaten Pacitan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan serta peningkatan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, melalui forum diskusi publik yang edukatif dan konstruktif terkait dinamika demokrasi dan kepemiluan.
Dalam diskusi tersebut, Agus Hariyanto menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan ruang diskusi publik. Menurutnya, forum semacam ini penting untuk terus dihidupkan sebagai ruang dialektika dan pembelajaran demokrasi.
“Terkait diskusi publik ini, saya merindukan kegiatan seperti ini dapat berjalan kembali karena menjadi ruang penting untuk belajar dan bertukar gagasan secara terbuka,” ujar Agus Hariyanto.
Ia juga menyoroti munculnya kembali wacana pelaksanaan Pilkada secara langsung maupun tidak langsung. Menurutnya, perbincangan tersebut merupakan bagian dari proses demokrasi dalam mencari bentuk yang paling tepat.
“Hari ini muncul isu Pilkada langsung ataupun tidak langsung. Ini merupakan proses untuk mencari bentuk yang terbaik, termasuk bagaimana seorang pemimpin dipilih agar mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa Bawaslu berada pada posisi independen dan tidak mendukung pilihan tertentu terkait model pemilihan kepala daerah.
“Dalam hal ini, Bawaslu tidak mendukung salah satu pilihan. Demokrasi yang telah berjalan hari ini akan kita lihat dampaknya setelah proses politik dan kepemimpinan tersebut berjalan,” tegasnya.
Ia juga mengajak peserta diskusi untuk menyikapi isu tersebut secara bijak dan dewasa, serta tetap menghormati keputusan politik yang diambil melalui mekanisme demokrasi.
“Apapun keputusan pimpinan merupakan pilihan terbaik dari orang yang kita pilih melalui pemilu. Dengan adanya isu ini, mari kita belajar bersama dan berpikir bersama bahwa hasil kepemimpinan merupakan keputusan yang lahir dari pilihan rakyat,” tutup Agus Hariyanto.
