Bawaslu Pacitan Gelar Rapat Internal, Bahas Inovasi Kompetensi melalui Simulasi “Bawaslu Membelajarkan”
|
Pacitan – Seluruh jajaran pimpinan dan staf sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pacitan melaksanakan rapat internal pada Senin, 13 April 2026, guna membahas program Inovasi Kompetensi melalui Simulasi Bawaslu Membelajarkan sebagai upaya penguatan kapasitas seluruh jajaran pengawas pemilu Bawaslu kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Timur.
Rapat internal ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan Bawaslu Kabupaten Pacitan dalam mendukung pelaksanaan program peningkatan kapasitas yang dirancang secara sistematis dan berkelanjutan. Program Bawaslu Membelajarkan menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta profesionalitas jajaran pengawas pemilu dalam menghadapi berbagai tahapan pemilu ke depan.
Dalam rapat tersebut, pimpinan Bawaslu Kabupaten Pacitan bersama staf sekretariat secara khusus membahas skrip yang akan digunakan dalam pelaksanaan simulasi. Pembahasan difokuskan pada penyempurnaan alur, kejelasan materi, serta kesesuaian dengan kondisi di lapangan, sehingga skrip yang dihasilkan dapat menjadi panduan yang efektif dan mudah dipahami oleh seluruh peserta kegiatan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pacitan, Syamsul Arifin, menegaskan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pengawasan pemilu.
“Penguatan kapasitas SDM adalah fondasi utama dalam mewujudkan pengawasan pemilu yang berkualitas. Melalui inovasi Bawaslu Membelajarkan, kami mendorong seluruh jajaran tidak hanya memahami regulasi secara normatif, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara tepat, responsif, dan profesional di lapangan. Dengan demikian, setiap potensi pelanggaran dapat dicegah dan ditangani secara efektif,” ujar Syamsul Arifin.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Pacitan, Agus Hariyanto, menyampaikan bahwa program ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas kinerja pengawasan.
“Melalui simulasi Bawaslu Membelajarkan, kita tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga mengasah kemampuan praktik dalam menghadapi dinamika pengawasan di lapangan. Ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh jajaran memiliki kapasitas yang mumpuni dan siap menghadapi setiap tahapan pemilu,” ujarnya.
Dengan dilaksanakannya rapat internal ini, Bawaslu Kabupaten Pacitan menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan pelaksanaan simulasi secara matang, sekaligus memperkuat kapasitas jajaran pengawas pemilu guna mewujudkan pengawasan yang lebih efektif, profesional, dan berintegritas di Provinsi Jawa Timur.