Bawaslu Pacitan Evaluasi Kelembagaan, Perkuat Sinergi dan Profesionalisme dengan Keteladanan Rasulullah
|
Pacitan — Bawaslu Kabupaten Pacitan melaksanakan evaluasi kelembagaan yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Rabu (26/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus upaya memperkuat sinergi, integritas, dan profesionalisme jajaran dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.
Kegiatan dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Pacitan Syamsul Arifin, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Nurul Fata Khoiruriza, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Fajar Dino Prawika, serta Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Muhammad Nur. Hadir pula Plt. Kepala Sekretariat, para kepala subbagian, serta staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pacitan.
Dalam arahannya, Syamsul Arifin menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak semata-mata dimaknai sebagai kegiatan seremonial keagamaan. Momentum tersebut perlu menjadi ruang untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dan mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari maupun pelaksanaan tugas kelembagaan.
Menurut Syamsul, sifat Rasulullah SAW yang dikenal dengan siddiq, amanah, fathanah, dan tabligh dapat menjadi pedoman bagi jajaran Bawaslu dalam menjalankan tugas secara jujur, bertanggung jawab, profesional, dan berorientasi pada kepentingan kelembagaan.
“Keteladanan Rasulullah hendaknya menjadi intisari dalam kehidupan kita. Nilai kejujuran, amanah, tanggung jawab, dan profesionalisme harus tercermin dalam pelaksanaan tugas kita sebagai penyelenggara pengawasan pemilu,” ujar Syamsul Arifin.
Sejalan dengan pesan tersebut, evaluasi kelembagaan menjadi ruang bagi seluruh jajaran untuk merefleksikan pelaksanaan tugas, mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki, serta menyusun langkah penguatan organisasi ke depan.
Evaluasi juga menjadi bagian dari pelaksanaan program Jumpa Berlian, yang dimanfaatkan sebagai ruang untuk membangun komunikasi, memperkuat koordinasi, dan melakukan refleksi terhadap pelaksanaan tugas. Evaluasi tidak dimaksudkan untuk mencari kesalahan, melainkan menjadi sarana perbaikan dan peningkatan kualitas kinerja organisasi secara berkelanjutan.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Kabupaten Pacitan Nurul Fata Khoiruriza menyampaikan bahwa evaluasi kelembagaan memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas.
Menurutnya, setiap tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada jajaran harus menjadi sarana pembelajaran untuk meningkatkan kapasitas individu sekaligus memperkuat kelembagaan.
“Evaluasi bukanlah ruang untuk mencari kesalahan, tetapi menjadi kesempatan bagi kita untuk melakukan refleksi, saling memperbaiki, dan terus mengembangkan kapasitas. Setiap tugas yang kita jalankan harus menjadi media pembelajaran untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus memperkuat organisasi,” jelas Fata
Dalam evaluasi tersebut, terdapat tiga hal utama yang menjadi perhatian jajaran Bawaslu Kabupaten Pacitan.
Pertama, penguatan sinergi dan komunikasi. Koordinasi antara jajaran pimpinan dan sekretariat perlu terus ditingkatkan untuk memastikan setiap tugas berjalan selaras. Komunikasi yang terbuka, koordinasi yang efektif, serta ketepatan dalam pelaksanaan tugas menjadi kunci untuk meminimalkan hambatan, khususnya dalam pelaksanaan administrasi dan tugas kelembagaan.
Kedua, peningkatan kedisiplinan dan profesionalisme. Setiap jajaran memiliki peran dalam menentukan kualitas tata kelola organisasi. Karena itu, kedisiplinan, integritas, akuntabilitas administrasi, serta ketepatan waktu dalam menyelesaikan tugas perlu terus dijaga dan ditingkatkan.
Ketiga, penguatan kapasitas dan kemampuan beradaptasi. Dinamika tugas pengawasan pemilu menuntut seluruh jajaran untuk senantiasa responsif terhadap perkembangan dan mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan. Setiap pekerjaan diharapkan menjadi ruang pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi, baik secara individu maupun kelembagaan.
Melalui evaluasi kelembagaan yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Bawaslu Kabupaten Pacitan mendorong agar nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat diwujudkan dalam budaya kerja sehari-hari.
Semangat kejujuran, amanah, kecerdasan, tanggung jawab, dan keteladanan diharapkan semakin memperkuat sinergi seluruh jajaran. Evaluasi kelembagaan pun diharapkan menjadi budaya positif untuk mendorong perbaikan berkelanjutan, meningkatkan kualitas kinerja, serta mewujudkan Bawaslu Kabupaten Pacitan yang semakin solid, profesional, berintegritas, dan adaptif.