Lompat ke isi utama

Berita

Merawat Peran, Menguatkan Lembaga: Sekolah Rakyat Bawaslu Pacitan Dorong Optimalisasi Pencegahan Digital

20

Senin, 20 April 2026 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pacitan kembali menggelar kegiatan Sekolah Rakyat dengan tema “Merawat Peran, Menguatkan Lembaga: Menjadi Peran, Bukan Sekadar Tugas.” Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas jajaran pengawas pemilu dalam menjalankan fungsi pencegahan secara lebih optimal dan berkelanjutan.

Kegiatan ini turut dibuka oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pacitan, Syamsul Arifin. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa konsistensi setiap kehadiran menjadi bagian penting untuk merawat dan menjaga Bawaslu. Ia menyampaikan bahwa urusan administrasi yang telah diajarkan, termasuk terkait transparansi dan lainnya, telah berjalan dengan baik dan harus terus dipertahankan. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya mengedepankan literasi kepemiluan serta mengoptimalkan diri sebaik mungkin dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Konsistensi setiap kehadiran untuk merawat dan menjaga Bawaslu. Urusan administrasi yang sudah diajarkan terkait transparansi dan lainnya sudah clear. Harus mengedepankan literasi kepemiluan dan mengoptimalkan diri sebaik mungkin,” tegasnya.

Materi pada sesi kali ini disampaikan oleh Shinta Meidiawati Algadri, Staf Divisi Pencegahan, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, yang mengulas terkait Form Pencegahan Online. Ia menjelaskan bahwa form tersebut merupakan teknologi berbasis website yang dirancang untuk mempermudah pelaporan secara cepat sekaligus mendokumentasikan seluruh kegiatan pencegahan yang dilakukan oleh jajaran Bawaslu di seluruh Indonesia. Adapun cakupan pelaporan meliputi identifikasi kerawanan, pendidikan, partisipasi masyarakat, hubungan antar lembaga, serta naskah dinas pencegahan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga diisi dengan praktik langsung pengisian Form Pencegahan Online oleh peserta, sehingga memberikan pemahaman teknis yang lebih mendalam. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan banyak diskusi serta sesi tanya jawab dari peserta yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam memahami materi yang disampaikan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran pengawas tidak hanya menjalankan tugas secara administratif, tetapi mampu mengambil peran strategis dalam upaya pencegahan, sehingga kualitas pengawasan pemilu semakin meningkat dan memberikan dampak nyata bagi demokrasi.